Showing posts with label dampak. Show all posts
Showing posts with label dampak. Show all posts

Saturday, December 7, 2013

Alasan untuk Tak Begadang : Detoks Otak Terjadi Saat Tidur


Para ahli banyak mengaitkan tidur yang berkualitas dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk memulihkan kebugaran fisik. Bahkan pada otak, tidur bisa berarti memberi kesempatan bagi organ tersebut untuk mengalami detoksifikasi.

Penelitian terbaru di University of Rochester menunjukkan bahwa berbagai senyawa yang bersifat racun di otak dikeluarkan saat seseorang sedang tidur. Bila proses ini berjalan baik, saat bangun tidur otak akan kembali bugar seperti halnya badan terasa lebih segar.

Thursday, December 5, 2013

Awas Bahaya Kurang Tidur !

kurang tidur

Waktu tidur Anda kurang dari 7 jam dalam sehari?
Berhati-hatilah karena bisa jadi berbagai penyakit mendekati Anda. Yang paling umum adalah penyakit jantung dan diebates tipe 2.
Jika Anda kurang tidur, beberapa hal di bawah ini juga bisa terjadi pada Anda :



Berat Badan Naik
Berbeda dengan mitos sebelumnya bahwa terlalu banyak tidur bisa menyebabkan kegemukan, ternyata kurang tidurlah yang mampu menyebabkan hal ini. Kurang tidur menyebabkan metabolisme terhambat dan dapat meningkatkan nafsu makan. Kecendrungan akibat kurang tidur adalah Anda akan lebih banyak menginginkan makanan yang tinggi lemak dan tinggi karbohidrat, dimana kedua jenis makanan ini yang paling banyak dihindari orang-orang yang tidak ingin gemuk.

Wednesday, December 4, 2013

Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati ! Jangan Tidur Terlalu Malam !


Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT)*, tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati
sepanjang 10 cm !!
Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan!